Milea: Suara dari Dilan

 


Identitas Buku

• Judul Buku : Milea “Suara dari Dilan”

• Pengarang : Pidi Baiq

• Genre : Romance, Komedi

• Penerbit : Pastel Books

• Tahun Terbit : 2016

• Tebal Buku : 360 Halaman

• Harga Buku : Rp. 79.000.00

• ISBN : 978 – 602 – 0851 – 56 – 3

Isi Novel

Dilan, lahir di Bandung, dari seorang ibu yang oleh anaknya di panggil Bunda, jenis kelamin laki-laki, bernapas menggunakan paru-paru sama seperti Paus. Kira-kira begitulah gambaran sosok Dilan. Semasa SMA, Dilan sering sekali berkumpul di Warung Kang Ewok dengan teman-temannya yang bernama Akew, Burhan, Anhar, Bowo dan lain-lain. DiWarung Kang Ewok ini lah Dilan mendengar nama Milea Adnan Husain seorang gadis cantik yang berasal dari Jakarta. Dilan menyukai Milea, teman-temanya juga mendukungnya.

Sebelum melakukan pendekatan Dilan meminta do’a restu pada bundanya agar di beri kelancaran. Tepat pada tanggal 22 Desember tahun 1990, di Bandung tepat-nya di Warung Bi Eem, Dilan resmi berpacaran dengan Milea Adnan Husain. Keseharian-nya berpacaran dengan Milea sangat romantis. Sampai suatu ketika Dilan putus dengan Milea. Itu semua terjadi karena sebuah kesalahpahaman antara Dilan dengan Milea, yang disebabkan oleh kematian temannya yang bernama Akew. Milea mengira bahwa kematian Akew disebabkan oleh perselisihan antara geng motor. Milea marah kepada Dilan, karena Dilan juga merupakan anggota geng motor. Milea khawatir kalau Dilan juga akan mengalami hal yang sama seperti Akew. Milea menyuruh Dilan agar keluar dari geng motor, namun Dilan tetap saja tidak menghiraukannya. Milea marah kepada Dilan sampai tidak mau diajak bicara. Itulah yang telah menyebabkan Dilan putus dengan Milea. Setelah putus dengan Milea, Dilan merasa kesepian, dan benar-benar rindu pada Milea. Setelah lulus SMA, Dilan melanjutkan kuliahnya di salah satu Perguruan Tinggi Negri di Bandung. Sebulan setelah Bu Rini wafat, Dilan bertemu lagi dengan Milea di acara reuni SMA, dia datang dengan Mas Herdi.

Kelebihan

• Cover-nya bagus dan sangat cocok.

• Bahasa yang digunakan mudah dipahami dan tidak bertele-tele.

• Terdapat ilustrasi gambar yang membuat novel ini menjadi lebih menarik.

• Bisa menjadi pelajaran untuk para pembaca bagaimana taktik menguasai wanita.

• Kelakuan Dilan yang konyol dan apa adanya membuat para pembaca menjadi lebih terhibur.

Kekurangan

Para pembaca harus lebih dulu membaca novel seri sebelum-nya untuk memahami isi dan jalan cerita novel ini. Bagi para pembaca yang belum membaca kedua novel sebelumnya pasti akan merasa kurang puas. Karena di novel ini Dilan hanya menceritakan hal-hal yang perlu saja dan tidak mengulang cerita yang sudah diceritakan pada kedua novel sebelumnya.

Komentar

Postingan Populer